Ketua LDII Kota Yogyakarta: Pentingnya Nilai Pancasila Hadapi Kemajemukan Bangsa

Kota Yogyakarta (15/9) – Negara Indonesia merupakan sebuah negara yang di dalamnya terdapat masyarakat dengan banyak perbedaan. Indonesia yang negaranya berbentuk kepulauan, memiliki beragam agama, suku, budaya, bahasa, dan ras. Perbedaan tersebut dapat disatukan melalui Pancasila.

LDII Kota Yogyakarta
Ketua dan Wakil Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta (kedua dan ketiga dari kiri) menghadiri undangan Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta, Rabu (14/9/2022).

Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta H. Herman Suherman, S.H., berpendapat, Pancasila sebagai ideologi bangsa terdapat nilai-nilai yang bisa diaktualisasikan dalam kehidupan sekitar. “Tanpa nilai-nilai Pancasila tersebut, masyarakat Indonesia tidak akan memiliki pandangan atau pedoman untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara di dalam negara yang memiliki budaya beragam sehingga menghasilkan kesatuan dan persatuan serta kerukunan umat beragama,” jelasnya saat menghadiri undangan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Rabu (14/9/2022).

Tidak hanya itu, menurutnya, nilai-nilai Pancasila seharusnya bisa diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta diupayakan agar tidak mengakibatkan perpecahan yang merugikan setiap orang bahkan dapat merugikan negara Indonesia.

Bertempat di Hotel Cakra Kembang Jalan Kaliurang Nomor 6, Depok, Sleman, H. Herman turut didampingi Wakil Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta H. Mardjuki.

Kegiatan Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta tersebut mengangkat tema Sinau Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dihadiri oleh seluruh ormas yang ada di Kota Yogyakarta. Menghadirkan narasumber Dr. H. Nur Ahmad dari Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta, Iin Nadzifah Hamid dari pejabat fungsional KKB BKKBN, dan Hendri serta Anggota DPRD DIY Eko Suwanto, S.T., M.Si.

LDII Kota Yogyakarta
Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta H. Herman Suherman (kiri) bersama Anggota DPRD DIY Eko Suwanto.

Dalam paparannya, H. Nur Ahmad mengatakan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan negara, “Pancasila lahir sebagai dasar negara Republik Indonesia yang mempertemukan paham nasionalisme dan agamis sehingga tidak ada tempat bagi kelompok yang ingin memecah belah persatuan,” ujarnya.

Sementara Iin Nadzifah menuturkan bahwa nilai nilai Pancasila bisa diterapkan di keluarga sejak usia dini untuk menekan kasus kriminalitas dengan cara pendekatan keluarga dengan memberikan nilai nilai agama, sosial budaya, cinta kasih sayang, perlindungan, pendidikan dan sosial, ekonomi dll.

Check Also

santri ppm jogja kuliah online

Mahasiswa LDII : #DiRumahSaja tidak Menghalangi untuk Tetap Belajar Meskipun Melalui Online

santri PPM Jogja kuliah online dari asrama akibat wabah corona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.