
Yogyakarta (14/3) – DPD LDII Kota Yogyakarta menerima kunjungan DPD Golkar Kota Yogyakarta di Ponpes Naungan LDII Kota Yogyakarta pada Jumat (14/3). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Tarawih Keliling DPD Golkar Kota Yogyakarta dan menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Partai Golkar dengan warga serta pengurus LDII. Sebanyak kurang lebih 350 peserta memadati Masjid Baitussalam, Daengan, Kota Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, Muhammad Affan, menyampaikan sambutan kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya kerja sama organisasi masyarakat dan partai politik untuk membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Ia juga menilai generasi muda LDII, khususnya mahasiswa, memiliki potensi besar untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Menurutnya, para pemuda LDII perlu dibekali keterampilan sosial sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. “Generasi muda LDII harus memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan masyarakat dan menjembatani aspirasi warga ke pemerintah. Ini juga bagian dari dakwah melalui pelayanan sosial,” tambahnya.

Affan juga menyampaikan bahwa pihaknya membuka peluang kerja sama dengan mahasiswa LDII dalam berbagai kegiatan pendidikan dan sosial. Ia menyebut program bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dapat dimanfaatkan pelajar dan mahasiswa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Drs. KH. Rochmad Choliq. Sementara itu, salat Isya dan Tarawih dipimpin oleh Imam H. Arbai Hasan. Setelah rangkaian ibadah selesai, kegiatan ditutup dengan ramah-tamah di ruang tamu PPG.
Sinergi Golkar – LDII Terjalin Dua Dekade, Generasi Muda Didorong Melek Politik
Dalam sesi wawancara usai kegiatan, Muhammad Affan, menyampaikan bahwa hubungan antara Partai Golkar dan LDII telah terjalin cukup lama dan berjalan secara sinergis. Menurutnya, selama hampir dua dekade terakhir, komunikasi dan kerja sama antara Golkar dan LDII terus dibangun, tidak hanya dalam kegiatan politik tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Selama kurang lebih 20 tahun ini kami selalu bersinergi dengan LDII. Ke depan kami berharap sinergi ini tidak hanya dalam kegiatan politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Januratmoko turut hadir pada kegiatan Tarawih ini. Dalam wawancara terpisah, Singgih menekankan pentingnya generasi muda, termasuk dari LDII, untuk memiliki kesadaran politik. Menurutnya, banyak generasi muda saat ini cenderung apatis terhadap politik, padahal berbagai kebijakan negara dan aturan kehidupan bermasyarakat tidak dapat dipisahkan dari proses politik. “Anak muda harus melek politik. Semua kebijakan negara, undang-undang, dan aturan yang mengatur kehidupan masyarakat lahir dari proses politik. Karena itu generasi muda perlu memahami dan terlibat,” jelasnya.
Singgih juga menilai organisasi masyarakat seperti LDII memiliki potensi besar untuk melahirkan kader-kader muda yang berkiprah di dunia politik, tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. “Urusan dunia dan akhirat harus seimbang. Ibadah tetap menjadi yang utama, tetapi pemahaman politik juga penting agar generasi muda bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Partai Golkar berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan dan generasi muda, demi mendukung pembangunan sosial yang lebih luas. Kegiatan ini juga diharapkan sekaligus memperkuat sinergi dalam bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan.
Penulis: Bella Desi
DPD LDII KOTA Lembaga Dakwah Islam Indonesia