
Yogyakarta (6/3). Budaya silaturrahim telah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia sejak lama. Mengajarkan silaturrahim kepada anak sejak dini memiliki manfaat yang luar biasa untuk perkembangannya.
Seperti yang dilakukan anak-anak caberawit Masjid Al Manshurin, Pingit di bawah naungan PC LDII Kemantren Jetis, Yogyakarta. Pada kesempatan itu mereka bersilaturrahim ke orang yang dituakan (pinisepuh) di kampung Pingit, Jumat (28/2).
Pinisepuh Pingit, H. Jiwantoro, S.Pd. menerima silaturrahim 10 anak laki-laki dan 15 anak perempuan dengan rentang usia sekolah dasar, serta 6 guru di kediamannya. “Sambil membawa segelas es degan, rombongan yang diwakili oleh Gabriel mengutarakan tujuan silaturrahim,” kata H. Jiwantoro kepada media.
Ia pun mengucapkan terima kasih atas silaturrahim anak-anak caberawit masjid dan pemberian es degannya. Pada kesempatan itu, ia juga memberikan nasihat kepada anak-anak terkait manfaat silaturrahim.
“Ada tiga manfaat silaturrahim. Yakni memanjangkan umur, meluaskan rezeki, dan mengakrabkan persaudaraan,” jelasnya.

Menjelang bulan Ramadan, lanjutnya, anak-anak supaya bisa melaksanakan lima sukses Ramadan. Yaitu sukses puasa, sukses sholat tarawih, sukses membaca Al Quran, sukses mencari lailatul qodar, dan sukses zakat fitrah.
“Semoga anak-anak caberawit bisa bersilaturrahim dengan baik dan benar sehingga ketika dewasa memiliki karakter yang mulia,” tutupnya.
Dengan mengajarkan silaturrahim kepada anak sejak dini anak akan belajar arti ikatan kekerabatan. Selain itu memberi pengalaman yang menyenangkan, memberi banyak panutan dan menghindari sikap individualitas.
DPD LDII KOTA Lembaga Dakwah Islam Indonesia