Yogyakarta (22/1) – PC LDII Mantrijeron menggelar pengajian akhir tahun (PAT) bertajuk “MAGMA” (Makrab Generus Mantrijeron) pada Selasa (31/12/2024). Bertempat di Binakarya Guesthouse, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, acara ini sukses menarik perhatian ratusan generus PC LDII Mantrijeron.
Acara ini mengusung tema “Gelorakan Keakraban dengan Membangun Kebersamaan” yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar generus dan mendorong kolaborasi dalam kegiatan positif di tahun mendatang. Selain itu, acara ini juga dirancang untuk menjaga, membina, dan membentengi generus agar tetap berada dalam koridor aturan agama saat pergantian tahun.
“Kami ingin memberikan alternatif yang positif, sehingga anak-anak dapat menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat dan tetap terjaga dalam kontrol agama,” ungkap penanggung jawab acara, KH. Erry Syahrizal Nurhimawan. Ketua panitia, Bagus Abdurrahman Soleh, menambahkan, “Melalui acara ini, saya berharap generus lebih semangat dalam mengikuti pengajian dan kegiatan lainnya dan meningkatkan 29 Karakter Luhur.”
KH. Erry Syahrizal Nurhimawan membuka acara ini dengan nasihat untuk para generus. Dalam nasihatnya, ia menyampaikan tentang bagaimana mengatur antara urusan dunia dan akhirat dengan membentuk karakter generus agar tetap lancar dalam kewajiban ibadah. “Kalau kita ingin sukses dunia akhiratnya, dahulukan urusan ibadahnya, Insya Allah, Allah paring kepahaman, keselamatan, kelancaran, dan kebarokahan”, tuturnya.

Dalam suasana kebersamaan, sesi games dan photo booth turut memeriahkan acara ini. Sesi outbond dan senam bersama juga menambah keakraban antar generus. Para generus menyambut seluruh rangkaian acara ini dengan sangat antusias.
Pengajian Akhir Tahun Meninggalkan Kesan Positif bagi Para Peserta
“Acara tahun ini terasa berbeda karena dilakukan di tempat baru. Panitia juga menyediakan outbond dan games menarik yang membuat kami semakin akrab,” ujar salah satu peserta, Titi Nur Arofah. Ia berharap untuk masa mendatang, panitia dapat meningkatkan kehadiran dan keteraturan acara agar suasananya lebih seru dan kompak.
Peserta lain, Anas Wibowo, menegaskan, “Lokasinya nyaman dan mendukung suasana untuk kumpul bareng teman-teman, terutama teman yang rumahnya jauh, sehingga semakin akrab lagi.” Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat membimbing generus agar tetap berada di lingkungan yang positif, khususnya di momen akhir tahun. “Semoga panitia dapat terus menyelenggarakan acara serupa dengan lebih baik lagi dan teman-teman yang belum sempat ikut tahun ini bisa hadir di acara berikutnya,” tutup Anas.

Dalam pelaksanaannya, acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari kerja keras panitia. Ketua panitia, Bagus Abdurrahman Soleh, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan acara ini. Ia menyampaikan bahwa acara ini telah meninggalkan kesan positif bagi para peserta. “Banyak peserta yang menyebutkan ini adalah salah satu pengalaman terbaik mereka dalam penyelenggaraan PAT,” ungkapnya.
Penanggung jawab acara, KH. Erry Syahrizal Nurhimawan, tetap optimis dan berharap di masa mendatang lebih banyak peserta yang ikut serta. “Kami ingin membangun motivasi intrinsik anak-anak agar mereka lebih memilih kegiatan yang bernuansa Islami di waktu-waktu penting seperti ini,” tegasnya.
Para panitia berharap partisipasi dan motivasi generus di masa depan tetap tinggi. Selaras dengan itu, tentu diperlukan usaha bersama untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ibadah dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan cepat puas, teruslah belajar dan mengembangkan diri. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjadi generasi berkarakter luhur yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” pesan Bagus untuk para generus, khususnya LDII Mantrijeron.
Writer: Bela
DPD LDII KOTA Lembaga Dakwah Islam Indonesia