
Yogyakarta– Banyak kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam rangka mengisi liburan akhir semester. Entah itu kegiatan positif atau kegiatan negatif. Seperti halnya DPD LDII Kota Yogyakarta melalui salah satu lembaga pendidikan agama, PPM (Pondok Pesantren Mahasiswa) mengadakan kegiatan yang positif yaitu mengaji tafsir Al-quran.
Acara Asrama Al Qur’an (Tafsir Al Qur’an) ini dilaksanakan selama 10 hari. Berlangsung sejak hari Kamis, 3 Januari 2019 sampai Sabtu, 12 Januari 2019. Kegiatan asrama tafsir Al-quran ini bertempat di dua lokasi, yaitu di Masjid Arroyan Kepuh, Kecamatan Gondokusuman dan Masjid Baitul Hamdi Sidobali, Kecamatan Umbulharjo. Ada 3 sesi waktunya yaitu sesi pagi 05.00 WIB – 06.00 WlB, sesi sore 15.30 WIB – 17.30 WIB, sesi malam 19.30 WIB – 21.30 WIB.
Pengisi pengkajian Tafsir Al Qur’an ini oleh Dewan Guru PPM Yogyakarta, yaitu Ustadz Rosyid Kurniawan, Ustadz Imam Syafi’i, Ustadz Ragil Sularso dan Ustadz Muhammad Khoiruddin. Tak kurang dari 200 mahasiswa LDII mengikuti kajian tafsir Al-Quran ini.
“Kenapa harus mengkaji Al Qur’an? Karena Al Qur’an merupakan isi tujuan untuk masuk surga selamat dari siksa api neraka.” Ujar Ustadz Ragil Sularso. Kegiatan ini tidak hanya diikuti khusus mahasiswa LDII saja, namun juga dibuka untuk umum. Jika kalian berminat bisa langsung ikut saja, karena tidak dipungut biaya (alias gratis). Bisa langsung hubungi Sdr Amar Wicaksono (0815-4274-8313).
DPD LDII KOTA Lembaga Dakwah Islam Indonesia
alhmdulillah, dinamika mngaji tafsr al Qur’an dr para mahasiswa ldii semakin meningkat.
Dibuka untuk umum juga.semoga semaki bertmbah peminatnya dr kalangn umum.mahasiswa yg cerdas jg perlu mngaji tafsr al Qur’an insyaAlloh agar terciota pemimpin2 bangsa yg amanah dan fathonah.
aamiin
Selalu ditingkatkan dan dipertahankan
Mantuuuulll luuurr
Barokallooh