LDII Kota Yogyakarta Gelar Pengajian Ibu-Ibu, Perkuat Peran dalam Mendidik Generasi

LDII Kota Yogyakarta
DPD LDII Kota Yogyakarta menggelar Pengajian Ibu-Ibu di Masjid Baitussalam, Kota Yogyakarta, pada Minggu (18/10/2026).

Yogyakarta (24/10). DPD LDII Kota Yogyakarta menggelar pengajian khusus ibu-ibu yang dihadiri sekitar 459 peserta. Kegiatan yang digelar pada Minggu (18/10/2026) di Masjid Baitussalam, Kota Yogyakarta tersebut bertujuan memperkuat pemahaman ibu tentang perannya dalam membina keluarga dan mendidik generasi penerus.

Pengajian tersebut menghadirkan KH Muhammad Syahli sebagai pemateri utama. Dalam nasihat agamanya ia menjelaskan tentang peran seorang ibu sebagai ibu rumah tangga yang bisa mengelola harta suami. “Sebagai istri dan seorang ibu supaya bisa mewujudkan keharmonisan rumah tangga,” ujarnya.

Ia mengingatkan sebuah hadist yang menyebut al ummu madrasatul ula, ibu adalah madrasah pertama bagi putra putrinya. Karena itu, ia berpesan sebagai ibu supaya benar-benar menjadi ibu yang baik.

“Ibu sebagai role model dari anak-anaknya, jadi baik buruknya anak, soleh tidaknya anak tergantung bagaimana ibu mendidiknya di rumah,” tandasnya.

LDII Kota Yogyakarta
Para ibu-ibu diingatkan mengenai kewajibannya sebagai seorang ibu sekaligus sebagai seorang suami.

Pengajian turut diisi dengan materi Al Quran yang mengkaji tentang pernikahan. Pemateri mengingatkan untuk jangan takut menikah dan jangan takut miskin jika ingin menikah, kalau niat nikahnya tulus untuk ibadah dan menjaga diri dari zina. Allah sendiri yang jamin akan mencukupkan rezekinya dan karunianya” surat An-Nur (23).

Melalui pengajian ini, DPD LDII Kota Yogyakarta berharap, para peserta semakin memahami kewajiban seorang ibu sekaligus seorang istri. Bahwa istri berkewajiban taat kepada suaminya, bisa membantu suami dalam agama dan mencari nafkah (maisyah), serta menjaga martabat suaminya.

Selain itu, para ibu diharapkan pula supaya benar-benar menjadi ibu yang sholehah, berilmu dan sabar sehingga bisa melahirkan generasi yang sholeh sholehah. Dengan bekal tersebut, keluarga diharapkan menjadi lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang sholeh dan sholehah, berakhlak luhur, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Check Also

Musda VIII LDII Kota Yogyakarta

Ketua DPW LDII DIY Tekankan Dakwah Berkelanjutan Melalui Inovasi ‘Kiai Water’ pada Musda VIII Kota Yogyakarta

Yogyakarta (20/9). DPD LDII Kota Yogyakarta sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII mengusung tema “Penguatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

this page